Christie’s Jadi Rumah Lelang Internasional Pertama di Arab Saudi

Memperkuat basis pelanggan di lingkungan kerajaan Arab Saudi

Christie’s Jadi Rumah Lelang Internasional Pertama di Arab Saudi
Ilustrasi balai lelang Christie's/Dok. Christie's
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Christie’s, rumah Lelang terkemuka dunia, mengumumkan telah memperoleh izin komersial untuk beroperasi di Arab Saudi. Dengan pencapaian ini, Christie’s menjadi rumah lelang internasional pertama yang mendirikan kehadiran permanen di negara tersebut.

Lokasi baru Christie’s berada di ibu kota Riyadh dan akan dipimpin oleh Nour Kelani sebagai Direktur Pelaksana Christie’s Arab Saudi. Dalam peran barunya, Kelani akan memimpin layanan klien di bidang seni rupa dan barang mewah sekunder. Tujuan utama adalah memperkuat basis pelanggan yang telah lama ada di kerajaan serta melibatkan generasi kolektor berikutnya. Sebelumnya, Kelani memimpin operasi di Ayyam Gallery di Jeddah dan pernah menjadi penasihat untuk berbagai koleksi pribadi. Demikian dilansir dari The Art Newspaper (19/9).

Juru bicara perusahaan mengatakan, Christie’s Arab Saudi akan dibuka sesegera mungkin meskipun tanggal peluncuran resmi belum dikonfirmasi. Operasional di negara tersebut akan mencakup pameran, penjualan pribadi, serta mendukung acara budaya regional dengan tur internasional dari lelang penting ke Arab Saudi untuk publik dan klien.

Di Arab Saudi Christie’s juga berfokus pada seni modern dan kontemporer Timur Tengah, serta perhiasan dan jam tangan. Sementara anggur dan minuman keras tidak akan ditawarkan sesuai dengan peraturan lokal. Cabang ini adalah yang kedua di Teluk, setelah pembukaan Christie’s Dubai pada 2005.

Memperkuat basis pelanggan

Arab Saudi menjadi tujuan strategis Christie’s berkat berkembangnya jumlah koleksi pribadi dan publik di kerajaan, serta proyek transformasi budaya Vision 2030 yang mendorong perkembangan institusi seni dan biennale. Selain itu, berkembang kelompok milenial kaya yang aktif dalam seni dan barang mewah dan pasar ini memiliki potensi kuat untuk terus berkembang.

Christie’s sebelumnya mencatat rekor dalam lelang ketika menjual lukisan Salvator Mundi karya Leonardo da Vinci kepada Putra Mahkota Mohammed bin Salman melalui penawar pihak ketiga yang juga berasal dari Arab Saudi. Pada tahun 2011, rumah lelang ini juga mencetak rekor lelang untuk seniman Arab Saudi, dengan menjual instalasi tembaga dan kayu karya Abdulnasser Gharem berjudul Message/Messenger (2010) di Dubai seharga US$842.500.

Selain angka-angka utama tersebut, Kerajaan ini juga memiliki kelompok milenial yang kaya, yang menunjukkan potensi pasar menengah yang kuat. Presiden Christie’s untuk Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, Anthea Peers, mengatakan kepada Arab News dalam sebuah wawancara yang mengumumkan cabang Arab Saudi.

“Mengingat persentase milenial yang tinggi di Kerajaan, kemungkinan kita juga akan terus melihat peningkatan keterlibatan dari demografi ini terhadap seniman Arab, seni modern dan kontemporer, serta keterlibatan dengan sektor barang mewah sekunder," ujarnya.

Related Topics

ChristiesLelang

Magazine

SEE MORE>
Indonesia's Biggest Companies
Edisi Agustus 2024
Human-AI Collaboration
Edisi Juli 2024
The Local Champions
Edisi Juni 2024
The Big Bet
Edisi Mei 2024
Chronicle of Greatness
Edisi April 2024
[Dis] Advantages As First Movers
Edisi Maret 2024
Fortune Indonesia 40 Under 40
Edisi Februari 2024
Investor's Guide 2024
Edisi Januari 2024

IDN Channels

Most Popular

Kurs Rupiah terhadap Dolar Hari Ini, 7 Oktober 2024: Melemah 0,92%
Riset: Gaji Pekerja Startup di Indonesia Menurun Tajam Sepanjang 2023
Jokowi: Deflasi dan Inflasi Harus Tetap Seimbang dan Terkendali
OJK Ungkap 5 Modus Kejahatan yang Bisa Kuras Isi Saldo M-Banking
5 Provinsi Pengguna Judol Terbanyak di Indonesia, Mana Saja?
Saham Teraktif Pagi Ini, 07 Oct 2024