Tips Terhindar Dari Modus Penipuan Saat Belanja Online

Selalu waspada dan tidak sembarangan berbagi informasi.

Tips Terhindar Dari Modus Penipuan Saat Belanja Online
Ilustrasi berbelanja via e-commerce. Shutterstock/13_Phunkod
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Perkembangan belanja online tak hanya memberikan kemudahan dalam berbelanja, tapi juga menimbulkan sejumlah risiko Modus Penipuan. Aksi penipuan ini kerap menargetkan korban untuk transfer dana ke rekening pribadi, melalui interaksi via e-commerce

Salah satu platform belanja online, Blibli, mengingatkan para konsumen selalu melakukan transaksi online melalui verified marketplace platform agar terhindar dari penipuan.

Berikut beberapa tips agar Anda terhindar dari modus penipuan saat bertransaksi online, seperti yang disampaikan oleh Blibli dalam keterangan resminya.

Jangan pernah transfer uang kepada sembarang orang

Pastikan Anda tidak membahas terlalu jauh hingga urusan pribadi–apalagi sampai mengizinkan untuk transfer perbankan–saat memutuskan bertemu tatap muka dengan orang yang baru dikenal secara daring.

Hal ini juga berlaku saat Anda melakukan belanja online. Jangan pernah memenuhi permintaan transfer ke nomor rekening yang tidak dikenal, meskipun nama yang tertera di rekening sama atau berbeda dengan nama yang diakui penjual di platform belanja online.

Berbeda dengan transaksi melalui kanal pembayaran di e-commerce, dana yang ditransfer langsung ke rekening pribadi dan tidak dikenal, tidak bisa dibatalkan, apalagi ditarik kembali.

Untuk itu, pastikan pembayaran hanya dilakukan melalui kanal-kanal payment resmi dan terverifikasi. Jika perlu, cek kredibilitas nomor rekening yang dituju dalam transaksi online lewat verifikasi di situs CekRekening.id milik Kemkominfo RI.

Hindari berkomunikasi dengan penjual di luar fitur chat resmi dari marketplace

Hindari berkomunikasi dengan penjual secara personal lewat platform lain di luar fitur yang disediakan platform belanja online. Apalagi jika Anda sampai diminta mentransfer pembayaran ke rekening pribadi seseorang.

Waspadai nomor WhatsApp (WA) tidak dikenal yang mengatasnamakan platform jual beli online, termasuk menghindari perintah mengklik sebuah tautan yang biasanya berisi scam.

Usahakan untuk selalu memeriksa nomor telepon tidak dikenal via aplikasi pengidentifikasi kontak. Hal ini juga bisa jadi solusi cerdas terhindar dari penipuan online.

Pastikan transaksi belanja online hanya dilakukan via marketplace atau e-commerce resmi

Anda harus menghindari transaksi belanja online di luar aplikasi-aplikasi yang terverifikasi pada aplikasi belanja online di masing-masing sistem operasi. Dengan demikian, perusahaan belanja online bisa menjamin keamanan transaksi yang Anda lakukan. Andai terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, perusahaan belanja online juga bisa menelusuri masalah yang terjadi.

Sebagai contoh, di Blibli, seluruh layanan hanya ditawarkan lewat situs resmi Blibli dan aplikasi yang tersedia untuk perangkat Android dan iOS dari platform download resmi seperti Google Play Store atau Apple App Store.

Jika menemukan link menyerupai domain Blibli seperti blibli8.vip, blibli7.xyz, maka bisa dipastikan link tersebut adalah bagian dari modus penipuan.

Demikianlah beberapa hal yang perlu jadi perhatian Anda ketikan melakukan aktivitas belanja secara daring. 

Magazine

SEE MORE>
The Art of M&A
Edisi November 2024
Businessperson of the Year 2024
Edisi Oktober 2024
Turning Headwinds Into Tailwinds
Edisi September 2024
Indonesia's Biggest Companies
Edisi Agustus 2024
Human-AI Collaboration
Edisi Juli 2024
The Local Champions
Edisi Juni 2024
The Big Bet
Edisi Mei 2024
Chronicle of Greatness
Edisi April 2024

Most Popular

Harga Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Hari Ini, 21 November 2024
Beban Kerja Tinggi dan Gaji Rendah, Great Resignation Marak Lagi
Terima Tawaran US$100 Juta Apple, Kemenperin Tetap Tagih Rp300 Miliar
Harga Saham GoTo Group (GOTO) Hari Ini, 21 November 2024
Siapa Pemilik Grab? Perusahaan Jasa Transportasi Terbesar
Tolak Wacana PPN 12 Persen, Indef Usulkan Alternatif yang Lebih Adil