MARKET

Unilever Indonesia dan Tantangan di Bisnis Es Krim

Unilever Indonesia berniat spin-off bisnis es krim.

Unilever Indonesia dan Tantangan di Bisnis Es KrimUnilever Indonesia
13 June 2024

Fortune Recap

  • Unilever Indonesia menjual aset mesin produksi es krim ke Unilever Thailand senilai 3,27 juta euro.
  • Spin-off bisnis es krim Unilever Indonesia akan dipisah menjadi entitas terpisah dengan tujuan untuk fokus pada pengembangan bisnisnya.
  • UNVR menargetkan fokus pada pertumbuhan volume dengan intervensi harga dan promosi, namun dihadapi hambatan besar seperti melemahnya nilai tukar rupiah.
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah menjual aset mesin produksi untuk jenis es krim tertentu ke Unilever Thai Holdings Limited (Unilever Thailand). Nilai transaksinya 3,27 juta euro (sekitar Rp57,56 miliar).

Dalam prospektus, Manajemen UNVR menjelaskan, setelah menyelesaikan tinjauan strategis, aset mesin itu akan memberi manfaat lebih baik bagi perseroan jika dijual kepada Unilever Thailand. Sebab, dengan melepasnya, perseroan akan fokus memproduksi produk-produk  inti dari lini usaha es krim.

"Dengan mentransfer aset dan mengosongkan ruang, perseroan dapat mengatur ulang tata letak untuk menyederhanakan alur kerja, mengurangi kemacetan, dan meningkatkan aksesibilitas secara keseluruhan untuk memenuhi permintaan yang tersedia," tulis UNVR, dikutip dari keterbukaan informasi, Kamis (13/6).

Perjanjian jual-beli itu dilaksanakan pada 10 Juni 2024. Kemudian, perseroan mengumumkannya lewat keterbukaan informasi dua hari setelahnya. Saat pengumuman, aset yang awalnya berada di Cikarang, sudah dipindahkan ke Thailand.

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.